(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Beasiswa Afirmasi Bukan Gratis: Undana Tuntut Mahasiswa 3T Disiplin, Tepat Waktu, dan Berkarakter Kuat

KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar kegiatan penguatan karakter dan nasionalisme bagi mahasiswa penerima beasiswa afirmasi, menegaskan pentingnya disiplin akademik sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap negara. Kegiatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara ini berlangsung selama tiga hari, 17 hingga 19 Oktober 2025, di Hotel Neo Aston Kupang.

Kegiatan ini diikuti oleh 97 mahasiswa penerima beasiswa afirmasi dari berbagai perguruan tinggi di Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk Undana, Universitas Timor, Universitas Flores, Politeknik Negeri Kupang, dan Politeknik Pertanian Negeri Kupang.

Penekanan Batasan Waktu: Bukan 14, Tapi 8 Semester

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Undana, Dr. Siprianus Suban Garak, M.Sc., yang hadir sebagai pemateri, menyampaikan bahwa beasiswa afirmasi adalah wujud nyata cinta negara kepada mahasiswa dari wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Namun, ia memberikan penekanan keras mengenai batasan waktu studi yang harus dipatuhi.

“Beasiswa ini untuk delapan semester, bukan empat belas semester. Taatlah pada tata tertib kampus,” tegas Dr. Siprianus.

Pernyataan ini menjadi penekanan bahwa kedisiplinan dan penyelesaian studi tepat waktu adalah bagian integral dari tanggung jawab moral mahasiswa afirmasi sebagai penerima fasilitas negara.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa kompetensi akademik semata tidak cukup. Keberhasilan mahasiswa akan sangat ditentukan oleh soft skills dan integritas.

“Kita boleh pintar, tapi kalau karakter kita jelek, maka orang-orang yang profesional pun tidak akan menerima. Integritas, kemampuan berpikir kritis, dan etika adalah kunci,” tambahnya.

Bela Negara Adalah Keteladanan Sehari-hari

Ketua Panitia, Zambrud D. Nafie, S.Sos., M.A.P., dalam laporannya, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memupuk rasa cinta tanah air, kesadaran, dan kesetiaan kepada bangsa, serta mengedukasi perbedaan suku, agama, dan budaya untuk mencapai persatuan.

Selain dari unsur akademik, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari kalangan militer dan lembaga negara, termasuk Kolonel Inf. Pedro Soares Sarmento. Dalam sesi pemaparan materi yang di moderatori oleh Sub Koordinator Humas, Ollien Manggol, S.KM.,MPA, Soares menekankan aspek keteladanan dan tanggung jawab sipil.

“Jadilah teladan untuk orang lain. Teladan dalam membedakan dan mempraktikkan perilaku yang baik dan buruk,” pesannya, menegaskan bahwa bela negara bukan hanya tugas militer, tetapi tekad, sikap, dan perilaku yang dilandasi kecintaan kepada NKRI, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Melalui program Wawasan Kebangsaan ini, Undana berharap mahasiswa afirmasi didorong menjadi insan yang berintegritas, disiplin, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kelangsungan hidup bangsa dan negara. Semangat nasionalisme yang ditanamkan diharapkan menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi penerus yang tangguh dan berdaya saing di NTT. (IyL)

Comments are closed.
Arsip