(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Audiensi Undana-Maastricht University di Oelamasi: Bupati Kupang Sambut Baik Riset Pembangunan Pedesaan di Desa Saenenu

OELAMASI – Delegasi dari Universitas Nusa Cendana (Undana) dan Maastricht University (UM), Belanda, melakukan audiensi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Kupang di Oelamasi pada Rabu, 5 November 2025, pukul 11.00 WITA. Kunjungan ini bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus meminta izin dan arahan resmi terkait pelaksanaan Field Study mahasiswa kedua universitas di wilayah Kabupaten Kupang, tepatnya di Desa Bokong, Dusun Saenenu.

Tuan rumah audiensi, yang diwakili oleh Bupati Kupang bersama Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah, menyambut hangat kedatangan rombongan akademisi dan mahasiswa. Dalam pertemuan yang digelar di Aula Kantor Bupati Kabupaten Kupang tersebut, Pemerintah Daerah mengucapkan selamat datang dan menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini.

Delegasi Undana diwakili oleh Dr. Rolland Fanggidae, S.Si., M.M. (Wakil Dekan I FEB), dan Dr. Jefry Likadja, S.H., M.H. (Ketua Panitia Field Study 2025), beserta para dosen dan mahasiswa. Sementara dari Maastricht University, hadir Dr. Sascha Hardt (Dosen Supervisor) dan 12 mahasiswa dari Program Studi International Global Studies.

Program Field Study yang menjadi agenda utama kolaborasi ini mengambil tema “Collaborative Learning On Rural Area Development and Cultural Exchange”. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Undana, yang akan didampingi oleh dosen fasilitator dari ketiga fakultas tersebut.

Desa Saenenu dipilih sebagai lokasi riset karena memenuhi beberapa kriteria penting yang diinginkan panitia, yakni berlokasi di Pulau Timor, dapat ditempuh dalam rentang waktu yang masuk akal, dan masih memiliki berbagai persoalan dalam kehidupan masyarakat yang relevan dengan topik studi pembangunan pedesaan.

Sebagai langkah awal, para mahasiswa dan dosen dari Undana dan UM dijadwalkan mengunjungi Desa Saenenu pada 7 November 2025 sebagai silaturahmi dan perkenalan dengan pemerintah desa serta masyarakat.

Dr. Jefry Likadja menjelaskan bahwa audiensi bersama pimpinan daerah dianggap penting karena kegiatan Field Study akan mengambil tempat di Kabupaten Kupang, sehingga panitia dan mahasiswa perlu meminta izin dan arahan secara langsung. Pemerintah Kabupaten Kupang pun memberikan izin dan keleluasaan penuh untuk melaksanakan kegiatan ini.

Dalam sesi penutup audiensi, Bupati dan Wakil Bupati Kupang menyampaikan pesan kunci kepada para mahasiswa asing dan tim Undana. Mereka berharap para mahasiswa dapat menikmati waktu yang akan dihabiskan di Kabupaten Kupang, termasuk menikmati alam, budaya, dan makanan lokal.

Selain itu, Pemerintah Daerah berharap kegiatan ini dapat membawa pengaruh positif bagi masyarakat setempat, dan berharap para mahasiswa dapat kembali lagi ke Kabupaten Kupang di tahun-tahun mendatang.

Potensi tindak lanjut dari kerja sama Undana dan Maastricht University ini sangat menjanjikan, di mana Field Study direncanakan berlangsung secara berkelanjutan selama lima tahun. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong penelitian-penelitian bersama antara peneliti dari kedua universitas, serta membuka peluang pengiriman mahasiswa Undana untuk melaksanakan Field Study di Maastricht University. Mahasiswa asing akan memilih sendiri metode pendekatan di lapangan, setelah mendapatkan pembekalan metodologi penelitian. (Ing)

Comments are closed.
Arsip