(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Kukuhkan BP Ikadana Manggarai Timur, Rektor Sebut Pentingnya MBKM

 

Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) Dr. drh. Maxs U.E. Sanam, M. Sc resmi mengukuhkan Badan Pengurus (BP) ikatan alumni Undana (Ikadana), yang bertempat di Aula Rumah Jabatan Bupati Manggarai Timur, Rabu (15/6/2022) lalu. Hadir mendampingi Rektor Undana, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistim Informasi, Ir. I Wayan Mutita, M. Sc., Ph. D, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Siprianus Suban Garak, M. Sc, Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Ir. Muhammad S. M. Nur, M.Si, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M), Dr. Damianus Adar, M. Ec, Guru Besar FKIP, Prof. Dr. Drs. Fransiskus Bustan, M. Lib, Koordinator Prodi Ilmu Lingkungan S-2, Prof. Philiphi de Rozari, S.Si., M. Si., Ph. D, dan Dr. Marsel Robot, M. Si, serta para mahasiswa/wi peserta KKN Undana.

 

Rektor Undana Dr. drh. Maxs U.E. Sanam, M. Sc dalam sambutanya menyatakan, perkembangan saat ini, dunia pendidikan tinggi mengalami transformasi pembelajaran yang luar biasa melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicetus Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Teknologi (Kemendikbud).“Perubahan paradigma ini menegaskan bahwa pembelajaran, akusisi pengetahuan dan keterampilan tidak hanya saja dapat diperoleh di ruang-ruang kuliah, laboratorium atau bahkan perpustakaan didalam kampus. Sesungguhnya kondisi sekarang dengan perkembangan yang terjadi dan disrupsi yang sangat luar biasa di berbagai aspek termasuk dunia pendidikan, maka pengetahuan dan keterampilan itu bisa dipelajari di dunia industri, di masyarakat, dan bahkan di desa sekalipun,” jelas Rektor. Transformasi tersebut, sambung Dr. Maxs, menghasilkan perubahan kebijakan di mana mahasiswa bisa melakukan pengabdian di desa berupa magang atau PKL dalam waktu 6 (enam) bulan dibanding sebelumnya yaitu 3 (tiga) bulan.

 

BP Ikadana Manggarai Timur ketika dilantik Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M. Sc di Aula Kantor Bupati Manggarai Timur, Rabu (15/6/2022) lalu

 

“Artinya, pendidikan bukan hanya berpusat di kampus tetapi teori yang didapat bisa sejalan dengan persoalan nyata yang ada dimasyarakat. Selain itu program ini juga sebagai bentuk pemberdayaan terhadap generasi muda dalam mempersiapkan diri menyambut bonus demografi,” ujarnya. Karena itu, transformasi pendidikan tersebut juga menawarkan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur agar bekerja sama dalam mengimplementasikan MBKM secara maksimal. Salah satunya, sebut Rektor, adalah melalui keberadaan organisasi alumni. “Undana menyadari peran alumni sangat penting dalam memberikan dukungan bukan hanya secara pribadi, tetapi secara institusi. Undana harus memiliki peran Continue Development Program (DPC) yang dapat membekali alumni dengan pengetahuan dan keterampilan yang terus berkembang sesuai dengan kemajuan zaman,” terang Rektor.

Menurut Dr. Maxs, peran Ikadana Manggarai Timur tentunya sebagai contact point yang menjembatani kepentingan alumni dengan Undana. Selain itu, peran alumni di daerah sangat membantu mahasiswa Undana ketika hendak  melakukan program KKN dan PKL yang akan tersebar ke daerah-daerah, termasuk ke Kabupaten Manggarai Timur. Rektor pada kesempatan ini juga menginstruksikan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Siprianus S. Garak, M.Sc untuk segera menerbitkan kartu alumni, sehingga akan membuat memiliki tanggungjawab moral dengan Undana.

 

 

Sementara itu, Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH., M. Hum dalam sambutanya menyampaikan beberapa harapan kepada Undana di bidang kesehatan dan bidang pertanian. Di bidang kesehatan, Pemkab Manggarai Timur memiliki 2 (dua) Rumah Sakit Daerah, tetapi masih mengalami kendala yaitu kekurangan tenaga medis, utamanya dokter. Karena itu, pihaknya akan segera membuat Memorandum of Understanding (MoU) dengan Undana untuk mengatasi persoalan tersebut. Di bidang pertanian, jelas Bupati Agas, Manggarai Timur sebagai kabupaten berbasis pertanian mengaharapkan Undana untuk membuat pelatihan, pemberdayaan dan pengembangan pertanian berkelanjutan, termasuk pengembangan inovasi dan teknologi seperti irigasi tetes.

Mengakhiri sambutanya, Bupati Manggarai Timur mengaharapkan MBKM dapat membantu dan memotivasi generasi muda, utamanya mahasiswa Manggarai Timur untuk mengubah mindset atau pola pikir. “Pendidikan bukan tentang mencari pekerjaan, melainkan membuka lapangan pekerjaan dengan memanfaatkan keterampilan yang dipelajari untuk membaca peluang dan potensi yang ada di daerah terlebih khusus di desa,” pungkas Bupati Agas. (rfl)

 

 

 

 

 

 

Comments are closed.
Arsip